BJB

Motor Sport

2031 128831

Kota Karawang, Jawa Barat bisa dibilang termasuk lumbung bagi para pebalap road race. Bagaimana tidak, seringnya ada kompetisi road race peserta selalu mencapai di angka 400 starter lebih. Salah satunya terbukti di ajang bergengsi Unity TK Racing NHK Road Race Championship 2015, pekan ini (7-8/3). Total sukses dibanjiri 520 starter.

Event ini diselenggarakan oleh E.O KAC (Karawang Automotif Club) yang diketuai Herdiansyah Risch. Gelarannya berlangsung di Sirkuit Stadion Singaperbangsa Karawang yang disaksikan lebih dari 3000 pasang mata yang memeadati tribun. Angka starter dan penonton yang fantastis.

Tak salah lagi jika Karawan yang terkenal dengan goyang Karawang ini berhasil lahitkan rider berbakat yaitu Teddy Permana yang prestasinya hingga mampu membawanya terjun di balap Indoprix. Disusul yang sekarang ikut terjun digelaran ini yaitu Dedi Kumohon dari tim KAC AKM Racing Teen. Salutnya, Dedi Kumohon yang tahun ini balap IRS, untuk balap di Kejurda Balap Motor Jabar dan event club ini disupport oleh KAC. Artinya, selain KAC sebagai penyelenggara juga turut peduli mensupport pebalap Karawang berprestasi sampai level Kejurda hingga level nasional.

“Salah satu tujuan dari kompetisi road race ini juga buat menggodok skill rider Karawang hingga mampu berprestasi hingga ke jenjang level Kejurda atau Kejurnas. Selain itu, gelaran ini juga buat wadah bagi pebalap Jabar khususnya Karawang,” ujar Herdiansyah Risch, Ketua KAC yang sangat piawai mengemas acara penuh gebyar hingga starter selalu banjir.

“KAC selalu konsisten serta punya komitmen dalam menggelar event balap motor khususnya di Karawang. Hal tersebut salah satu yang memotivasi pebalap lokal (Karawang) untuk lebih bisa berprestasi,” tutup Dedi Kumohon dari tim KAC AKM Racing Teen, lokal hero Karawang yang sudah banyak mengantongi prestasi baik di Kejurda atau level nasional.


Source : Sportku.com

0 1357

Joki asal Surabaya, Ricko Bochel berhasil menjadi pembalap dengan raihan waktu terbaik di Seri ke-2 Kejuaraan Pertamina Enduro KYT AHRS R9 Dragbike 201M Championship 2014 di Delta Mas Cikarang, Jawa Barat akhir pekan kemarin (31/8).

Bochel yang memulai karir balapnya di drag bike sejak tahun 1993 itu mengemas waktu tercepat 7.063detik di Kelas Free For All (FFA).

Penampilan terbaiknya itu juga tak lepas dari peran serta para mekanik yang mempersiapkan kuda besi KTM-nya oleh tim Anker Sport IRC GM TK Racing. Sehingga dirinya menyandang gelar “Fastest of The Event” di Seri 2 kemarin.

Joki asal Surabaya itu juga berhasil menggeser para saingannya termasuk rekan setimnya Sani Kedot yang berada di posisi kedua dengan raihan waktu 7.086detik.

Sementara podium ketiga di Kelas FFA diraih oleh Ari Madun. Joki asal Jakarta dengan bendera tim X Finger MX BPazz Pro Racing ini membukukan waktu  7.233detik.

“Kuncinya saya hanya fokus di lampu start biar gak jump start,” kata Ricko Bochel.

H. Rio Teguh, pemilik Anker Sport IRC GM TK Racing Team dan Ketua Umum IMI Jawa Baratdrag bike, drag bike cikarang, drag bike delta mas, pertamina, ahrs, kyt, pertamina enduro, helmy sungkar, trendypromo mandira, drag bike jawa barat, ricko bochel, anker sport, ktm, gm, tk racing, irc

Source and Photos : Sportku.com

1 886

Seri 2 kejuaraan Pertamina Enduro KYT AHRS R9 Dragbike 201M Championship 2014 di Delta Mas Cikarang, Jawa Barat berlangsung meriah. Panasnya terik matahari tak mampu menyurutkan animo para peserta untuk menjadi joki tercepat di babak final yang digelar hari ini Minggu (31/8).

Kemeriahan di lintasan balap juga tak kalah seru dengan suasana di luar trek. Padatnya penonton yang membanjiri lokasi juga menjadikan event balap garapan Helmy Sungkar dari Trendypromo Mandira (TPM) menjadi semakin berkualitas.

“Peserta kita batasi hanya sampai 980 starter untuk membuat kualitias event semakin bagus. Kalau tidak kita batasi bisa lebih dari itu. Ada sekitar 100 starter lebih yang kita tolak,” kata Helmy Sungkar.

Sama halnya seperti pada Seri 1 lalu di Senayan Jakarta yang hanya dibatasi hingga 650 starter meski pendaftaran mencapai 685 starter dan sisanya terpaksa ditolak.

Pada event Seri 2 ini, total ada 14 kelas yang dibuka oleh panitia. Termasuk kelas yang dipisah untuk kategori seeded dan pemula. Adapun kelas yang diberlakukan pemisahan kategori pembalap adalah Kelas Matic TU s/d 200cc (Seeded/Non-seeded) dan Kelas Sport 2 Tak Rangka Standar s/d 155cc (Seeded/Non-seeded).

“Terima kasih untuk Pak Helmy Sungkar yang telah meramaikan event balap drag bike di Jawa Barat, khususnya di Cikarang ini. Terima kasih juga sudah membuka kelas lokal Jawa Barat yang memberikan mereka kesempatan untuk tampil,” ungkap H. Rio Teguh, pemilik Team Anker Sport yang juga merupakan Ketua Umum IMI Jawa Barat saat memberikan kata sambutan.

Reportase Dari Lapangan

Pertamina Enduro KYT AHRS R9 Dragbike 201M Championship 2014
Source and Photos : Sportku.com

0 1517

ANKER SPORT IRC GM Dragbike Team tidak menjalin kerjasama lagi dengan sosok pembalap wanita cantik Sabrina Sameh, Memang kabar ini cukup mengejutkan dunia dragbike karena kalo melihat sejarah pembalap satu ini pada akhir tahun 2012 di pinjam dari Team Shit The Grid untuk ajang balapan dragbike event skala nasional.

Sebab apa yang mengakibatkan Team ANKER SPORT IRC GM tidak menjalin kerjasama kembali dengan Sabrina adalah pertanyaan besar karena terjadi di pertengahan tahun.

Menurut salah satu mekanik dari team mengukapkan memang kita semua sempat berkumpul membahas beberapa point salah satunya masalah ini, Hasil musyawarah team akhirnya memang tidak melanjutkan kerjasama dengan sabrina karena ada beberapa hal yang sudah tidak sejalan atau berbeda dengan visi team dan kami masih dengan 3 pembalap lainnya ada Ardiansyah ucil, Ricko bochel dan Sani kedot mungkin setelah lebaran ini ada tambahan 1 pembalap dan belum berpikir mencari pembalap wanita padahal ada beberapa pembalap wanita melamar ingin menjadi pembalap di team tutupnya.

image

Dari informasi dari pihak Sabrina memang membenarkan sudah tidak bersama dengan team Anker Sport lagi, tetap masih balapan drag bike dengan team lainnya dan berharap dengan team baru nanti bisa memberikan prestasi lebih baik dari yang di dapat sebelumnya dan terima kasih kepada Anker Sport sudah memberikan yang terbaik selama 2 tahun mengisi skuad team, banyak pengalaman berharga dan cerita yang tidak akan terlupakan.

1 735

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kembali menggelar ajang Yamaha Riding Academy (YRA) tahap ke-2 hari ini, Kamis (26/6) di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat.

Sebanyak 7 pembalap ikut andil dalam kegiatan ini termasuk empat diantaranya yang akan mewakili Yamaha Indonesia berkompetisi di ajang Suzuka 4 Hours akhir Juli nanti di Jepang.

Para pembalap tersebut menjalani aktivitas teori dan praktek yang dipimpin instruktur asal Jepang, Yoshiyaki Kato. Kali ini mematangkan teknik balap mengenai late breaking, passing (menyalip), cara berkendara endurance.

Cara berkendara endurance bermanfaat penting untuk para pembalap, khususnya bagi 4 rider yang akan berkompetisi di Suzuka 4 Hours Endurance Race. Sementara rider Yamaha Indonesia yang akan tampil di Suzuka 4 Hours Endurance Race adalah Imanuel Pratna, Rey Ratukore, Sigit PD, dan Sudarmono.

”Endurance berhubungan dengan kestabilan, ketahanan fisik, menjaga emosi dan fisik. Jadi untuk menang tidak harus kencang menggeber motor, tapi dengan strategi membalap yang tepat dan mental yang terjaga dengan baik. Di YRA ini pembalap diajarkan tentang hal tersebut, tidak hanya buat Suzuka 4 Hours tapi untuk manajemen diri pembalap sendiri dan saat membalap di sirkuit,” beber Supriyanto, Manager Motorsport Yamaha Indonesia.

Sebelumnya, untuk mengambil lisensi mengikuti Suzuka 4 Hours Endurance Race, 4 rider Yamaha Indonesia tampil di Suzuka Sunday Road Race awal Juni lalu. Hasilnya, keempatnya masuk 10 besar dimana terbaiknya Rey Ratukore di podium 2 lalu Sudarmono (5), Imanuel Pratna (6), Sigit PD (12).

Yoshiyaki Kato, instruktur Yamaha Riding Academy 2014Yamaha, Yamaha Riding Academy, YRA, YRA 2014, Yamaha Indonesia, Pembalap Yamaha

7 Pembalap Peserta YRA 2014 Step 2
1.Tamy Pratama – SND
2.Fitriansyah Kete – TJM
3.Sudarmono – DS MOTO
4.Imanuel Pratna – INDOPROM
5.M Fadhil – BKMS
6.M Zaky – RIDLATAMA
7.Anggi Permana – Trijaya

Source and Photos : Sportku.com

1 1559

Bebek 200 ditarget  konsisten di 7,2-7,3 detik di tahun ini, hingga ‘paruh’ musim drag bike 2014 belum terbukti. Hanya sesekali kejutan seperti Honda Sonic karya mekanik Thailand di TDR Tegal, Jateng awal Juni lalu. Sonic 200 milik tim VND Vincent’s JFK itu tembus 7.372 detik lewat joki Fandi Pendol (Semarang). Harap dicatat, itu korekan Thailand.

Soal catatan itu, Suzuki FU karya Fauzan Conk atau akrab disapa Mr. Conk’s paling disoroti. Selain langganan podium tahun lalu, FU 200 milik tim K-Ijo (Nganjuk) yang di joki Tony Cupank, Alvan Cebonk, Ivan Bangun dan sesekali Eko Chodox itu mudah dapat 7,3 detik. Bahkan pernah dapat 7,260 detik oleh Eko Chodox di Wonosari (23 Juni 2013), meski diakui catatan waktu diuntungkan oleh kondisi lintasan yang menurun.

Toh, itu sudah bikin Tomo dari Tomo Speed Shoop meminati FU karya mekanik asal Malang Selatan itu. Terkini FU dikomando Raditya Rangga dapat 7.447 detik juga dengan Chodox pada event AHRS (8 Juni) di Wonosari, Jogja. Meski sama-sama bermain di Wonosari, tapi sirkuit yang dipakai berbeda saat dapat 7.2 detik.

Harapan konsisten di 7,2-7,3 detik muncul juga di Suzuki Raider MBKW2 (Jogja) milik Hariz Shakti Wibowo alias Mlethiz. Tampil di event VSC di Pantai Depok, Parangtritis (7 April) lalu, Cebonk tembus 7.342 detik. Padahal brosist juga tahu, itu event dimainkan di malam hari dengan kondisi penerangan yaaah begitu deh.

Rangga cerita faktor lisatan sulitnya konsisten di 7,2-7,3 detik. Teknis riset sih meningkat. Diamini Ajay wakil Mlethiz sammbil mencontohkan riset klep titanium milik Yamaha YZF R6 di Raider.  “Saat ini part high tech makin mudah didapat. Juga referensi korek dan sharing antar mekanik terjalin. Tapi tiap kali tampil selalu berhadapan dengan lintasan berbeda,”  kompak Ajay dan Angga seraya sebut lintasan  Jalingkut dan Tegal contoh lintasan ‘ideal’. Kontur aspal oke, trek datar dan lurus. Walaupun sebenarnya lintasan yang beragam bikin drag bike tanah air terus hidup. Hahaha..

Wawan Kristiarto kliker FU Solo lebih dengan bijak target 7,2-7,3 detik masih susah didapatnya,  lantaran performa motornya belum kembali seperti tahun lalu. Event Semarang lalu misalnya, FU yang melejit ketika diwal muncul sudah mencetak 7,4 detik, justru pada beberapa event terakhir hanya konsisten di 7,6 detik.

Berbeda dengan pendapat joki, ”Masalah sensor lampu juga jadi pemicu. Perlu adapatasi dengan sensor lampu model kunci 1 titik, butuh belajar 2-3 event ke depan. Pada saatnya yakin bisa konsisten lagi 7,3 detik, tapi seharusnya model sensor begitu harus dikeluarian reaction time. Ini penting buat memantau kesalahan joki, saat ini timing system milik Bols (Bambang Kapten) memang terlengkap,” komentar Tony Chupank mewakili suara pembalap di kelas bebek ‘FFA’ itu.

Soal ini, Vincent pemilik Sonic 200 masih enggan komentar lebih, baginya yang penting lihat aja pada event selanjutnya. Wow, itu artinya Sonic 200 itu siap mengulang 7,2 detik kembali. Buktikan!

Source and Photos : Maniakmotor.com

1 753

 

Dengan banyaknya perkembangan crosser hobby yang biasa hanya latihan atau adventure trail ke gunung untuk event Sunday Race ini diberikan wadahnya sahut Rudi epol ketua pelaksana event ini.

Juara 1 untuk kelas Executive C oleh Budi rianto atau lebih terkenal Budi Master dengan apik memulai start dan tidak tersetuh oleh lawannya sampai finish juara 2 fezzi orlando dan Yudi untuk juara 3 di kelas tsb.

Kelas ini di ikuti sebanyak 15 crosser, untuk event awal jumlah segitu sudah sangat baik mungkin seri selanjutnya bisa lebih banyak dan juga saya harapakan motorcross di jawabarat bisa makin berkembang dan maju sahut Budi master yang kebetulan di event ini menjadi mentor untuk anaknya Rifqi fauziyya yang menjadi juara ke 2 kelas SE 65cc pemula.

0 982

 

Iwan hermawan crosser dari sumedang menjadi raja kelas tertinggi pada sunday race karawang minggu ini.

Balapan di lepas 2 moto iwan hermawan terlalu dominan dengan mengumpulkan point penuh 50 di ikuti oleh Jose rompas dan Miko jaunari di urutan 2 dan 3.

Pada kelas lain yang tampil dominan di kelas executive A crosser AKP Rompas sangat mendominasi sebagai juara 1, tak terlewatkan juga pada event ini mendapatkan suntikan moril dari Ketua IMI Jabar H.Rio teguh yang mengikuti juga event tersebut di kelas executive B sayangnya karena hampir 5 tahun tidak mengeluti lagi hanya bisa di posisi 8.

Untuk event sunday race ini yang di selenggarakan oleh komunitas MX ini bisa di kategorikan sangat berhasil di ikuti oleh 93 stater.

image

Semoga kedepan event MX seperti ini terus dilaksanakan dengan itu pembinaan crosser di jabar bisa berkesinambungan tutur H. Rio teguh

0 905

Dua pembalap asal Jawa Barat yang juga membawa bendera balap yang sama, Ferry Ocktane dan Dedi Kumohon tampil memukau di Indospeed Race Series (IRS) 2014 Seri 2 di Sirkuit Sentul. Dalam Kelas Suzuki Satria FU 150cc tersebut, kedua pembalap dari tim Suzuki Elpra Kawahara Racing Line terus memimpin sepanjang race hingga balapan usai.

Ferry yang memulai balapan dari grid pertama tak tersentuh oleh lawan hingga balapan menyelsaikan 8 lap. Dirinya yang juga merupakan kakak kandung joki drag bike Sabrina Sameh itu terus memimpin sepanjang balapan. Hingga dirinya menyentuh garis finish pertama dengan perolehan waktu 17:07.998.

Sementara di posisi dua diisi oleh Dedi Kumohon. Dedi yang start dari posisi grid kedua juga tak bisa menggeser Ferry. Posisi dirinya juga tak ada yang bisa menggeser. Dedi yang finish kedua terpaut waktu 0.365detik dari Ferry.

Sementara di posisi ketiga dan keempat terus terjadi pergeseran posisi antara Faris Ibrahim dan Alfarabi. Faris dan Alfarabi saling memberikan perlawanan untuk bisa merebut podium ketiga. Alfarabi yang start dari posisi grid tiga akhinya harus mengalah dengan Faris. Faris dari tim privateer mengisi podium ketiga dan Alfarabi di posisi keempat.

Hasil final IRS 2014 Seri 2 Kelas Suzuki Satria FU 150ccindospeed, indospeed race series, irs 2014, indospeed 2014, irs sport 150cc, suzuki, suzuki indonesia, chia felix, ocvan irfana, suzuki satria fu 150, satria fu, ferry ocktane, dedi kumohon


Source and Photos : Sportku.com